Batik Mahkota Laweyan - Solo : The Best Contemporary & Traditional Batik
Kursus Membatik Siswa SD Marsudi Rini Semarang
Pada hari Selasa tanggal 19 April 2011 SD Marsudi Rini mengadakan kursus membatik di Batik Mahkota Laweyan sebanyak 114 siswa. Untuk lebih mengenalkan batik sebagai salah satu warisan budaya nenek moyang kepada para siswa sehingga mereka mencintai dan ikut melestarikannya.

Para Siswa sedang belajar membatik pada media kaos di bawah bimbingan pak Edy ( Karyawan Batik Mahkota Laweyan )
Terakhir Diperbaharui ( Rabu, 27 April 2011 12:52 )
Festival BatikjukuBatik Mahkota Laweyan berpartisipasi dalam Festival Batikjuku yang diselenggarakan oleh OHAYOU di Rock House Indonesia Bandung pada 8 Januari 2011. Festifal ini diselenggarakan dalam rangka lebih mengenalkan batik kepada kawulo muda khususnya komunitas Harajuku (penggemar mode Harajuku). Dalam hal ini ditampilkan beberapa acara, salah satunya fashion show Batikjuku yaitu mode Harajuku (budaya asli Jepang) dikombinasikan dengan batik (budaya asli Indonesia).
Pemilik OHAYOU Maya Yuliana (paling kiri), Alpha Febela P. pemilik Batik Mahkota Laweyan (berbaju hitam)
Terakhir Diperbaharui ( Kamis, 20 Januari 2011 16:00 ) Membatik Bersama Pengungsi MerapiKampoeng Batik Laweyan yang bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Surakarta dan Batik Mahkota Laweyan mengadakan pelatihan membatik untuk para korban letusan gunung merapi dari desa Balerante, Klaten. Pelatihan ini dilakukan di markas TNI Klaten dengan tujuan untuk memberi bekal ketrampilan kepada mereka yang telah kehilangan mata pencaharian di desa mereka yang telah rata dengan tanah.
Para peserta pelatihan sedang membatik dengan mengambil tema "letusan merapi'
Kunjungan Tamu dari Habitat For HumanitySejumlah relawan dari organisasi "Habitat For Humanity - Asia-Pacific Region" berkunjung ke Batik Mahkota Laweyan guna melihat dari dekat proses pembuatan batik tulis serta mencoba kursus singkat membatik. Organisasi "Habitat For Humanity" bergerak di bidang kegiatan sosial. Mereka membangun, merehabilitasi dan perbaikan rumah layak huni di masyarakat yang berkelanjutan dengan dukungan dari keluarga pemilik rumah, relawan, donor dan organisasi mitra di lebih dari 20 negara di kawasan Asia-Pasifik.
Para tamu dari "Habitat For Humanity" sedang asyiik membatik pada sehelai kain ukuran 30 x30 cm Terakhir Diperbaharui ( Minggu, 02 Januari 2011 20:59 ) 50 Siswa "Smart English" Sragen Belajar Membatik50 Siswa "Smart English" Sragen Belajar MembatikSebanyak 50 siswa kursus Smart English karanganyar berkunjung ke Batik Mahkota Laweyan - Solo guna melaksanakan program Outing Class dengan mata pelajaran membatik. Dengan belajar membatik diharapkan para siswa lebih mengenal batik serta ikut berpartisipasi dalam pelestariannya.
Para siswa sedang asyiik membatik pada sehelai kain putih seluas 30 x30 cm
Terakhir Diperbaharui ( Minggu, 02 Januari 2011 17:52 ) |







